Followers

Sunday, November 3, 2013

Siapa pandai meniti buih, selamat badan ke seberang

Siapa pandai meniti buih, selamat badan ke seberang

Asslalamualaikum,

Hari ni dapat call dari salah seorang peserta yang bakal menghadiri Bengkel ke 4. Bro Jamal terkejut gak sbb dia call rupanya nak tahu pasal dalam whatsapp group 4 hari tu saya ada minta cara-cara bagaimana nak configure trade ni kat HP.

Ni lah perasaan bila 1st time uncle komen post aku haritu


Obvious sgt ke smpi uncle tau aku nak jadi kaya ni…. 


tak kisah lerr uncle “sape yang tak mau kaye…. 

Semua nak klu diizinkan oleh Yang Maha Kuasa” 

Petangnye pulak dapat whatsapp minta kata2 perangsang 

Cuba Hayati ayat2 ni 


Siapa pandai meniti buih, selamat badan ke seberang 
Artinya: Dalam mengarungi kehidupan manusia harus memperbanyak pengalaman, merenungi makna penderitaan, penuh keawasan dan kehati-hatian dalam bertindak, maka akan selamatlah hidupnya, penuh dengan martabat dan derajad mulia 

Biarlah bumi berkalang kabut 
Huru-hara meliputi alam 
Aku tenang tidaklah ribut 
Hati tetap, jiwaku tentram

Makna terkandung: Bikinlah jiwa itu laksana batu karang di ujung pulau, jadi empasan segala ombak gelombang. Ajari jiwa berjuang, menghadapi kesusahan, bencana dan balak, halangan dan rintangan, karena mesti demikianlah kerja kita dalam hidup. Semua dinanti, ditunggu dengan dada lebar dan tangan terbuka sehingga tidak terkejut jika datang yang lebih besar dan hebat. Sebesar-besarnya musuh yang datang dan bencana yang tiba, bentengnya telah ada, yaitu hati kita sendiri.


Cuak kejap bila dapat PENGUMUMAN ni, 

Hah yg terakhir???? 

Isk biar betul takkan dah x confident kot 

Eh Jgn larr blom ape2 lagi nih….


Bukit tinggi boleh didaki 
Lurah dalam berkala-kala 
Penat kaki boleh berhenti 
Berat beban siapa membawa

Makna terkandung: Beban itu terletak di atas pundak seseorang, bukan di pundak yang lain. Karena itu manusia harus punya cita-cita. Umat yang kalah dan lemah, akan tegak kembali karena didorong cita-cita. Dia tidak akan berhenti berusaha sebelum tercapai cita-citanya. Umur umat bukan umur orang seorang. Sebab itu, jika jatuh kini, besok tentu akan tegak dan berjalan pula. Satu generasi habis, namun cita-cita disambung oleh generasi kemudian.

Putus tali layang-layang 
Robek kertasnya tentang bingkai 
Hidup yang usah mengepalang 
Tidak kaya, berani pakai

Makna terkandung: Melakukan suatu perbuatan itu harus berani, jangan tanggung-tanggung dan harus sampai tuntas.

Ibarat anak nakhoda kusap; pangkal hilang hujung lesap


Tak usah kami diberi kain 
Dipakai kain akan luntur 
Tak usah kami diberi nasi 
Dimakan nasi akan habis 
Berilah kami hati yang suci,
muka jernih Budi baik dibawa mati…

Makna terkandung: Manusia harus pandai membalas jasa, pandai menarik hati dan menempatkan diri. Berikanlah kepada seseorang itu apa yang diharapkan dan diinginkannya, itulah salah satu cara untuk menarik hati.

Bro Jamal, terima kasih call “Salam Perkenalan” td, jumpa nnt di Bengkel Ke 4

Tempat : ? (tak tahu lagi)







Komen Aku : Begitulah ceritanya...

Artikel berkaitan 1 (klik)
 
Artikel berkaitan 2 -  (Part 1) (Part 2) (Part 3) (Part 4) (Part 5) (Part 6) (Part 7) (Part 8) (Part 9) (Part 10) (Part 11) (Part 12) (Part 13) (Part 14) (Part 15) (Part 16)

 

No comments: